December 8, 2023
Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Oleh: Nilatul Mufarrihah


Waktu itu,
Di saat gerimis romantis menyapa senja
Berbisik rindu yang tak usai menjelma
Di sudut penantian yang selalu menyandera
Menjadi saksi deraian luka yang tak kunjung sirna
Kau taburkan benih-benih itu begitu sempurna
Mengakar  di dalam jiwa nan raga
Hingga terpaan badai  angin pun tak mampu menggoyahkannya
Namun, entah kenapa benih-benih itu kau porak porandakan  begitu saja
Hancur berkeping-keping tanpa sisa
Hingga ku tak kuasa membendung deraian air mata
Janji manis yang begitu merona
Sumpah setia yang tiada tara
Kata cinta yang begitu indah
Ternyata semua itu hanyalah  sebuah harapan  belaka
Kini,
Angin pun berbisik mesrah
Menyapa malam  meski gelap gulita tanpa cahaya rembulan
Menanti awan mendung akan segera sirna
Hingga fajarpun kan menyapa
Malang, 13 Maret 2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *