Putri Pertama
Oleh Aliviatul ‘Azizah
Kau adalah musim pertama yang datang ke rumah,
lahir dari doa yang diam-diam dipanjatkan malam,
membawa sepasang mata kecil yang penuh cahaya,
dan sejak itu, rumah tak lagi sekadar tempat pulang.
Kau tumbuh di antara peluk dan harapan,
belajar menjadi kakak sebelum benar-benar dewasa,
menyimpan tangis di balik senyum yang sederhana,
seolah bahumu diciptakan untuk menampung banyak cerita.
Tak selalu mudah menjadi putri pertama,
ada langkah yang harus kau tempuh lebih dahulu,
ada jalan yang kadang penuh luka dan ragu,
namun kau tetap berjalan, meski dunia tak selalu ramah padamu.
Jika kelak waktu membawamu jauh dari rumah,
ingatlah, namamu akan selalu tinggal dalam doa,
sebab bagi Ayah dan Ibu, kau bukan sekadar anak pertama
kau adalah awal dari cinta yang membuat mereka mengenal arti keluarga.




