![]() |
| Sumber Gambar: Pribadi |
Oleh : A.
Adib Dzulfahmi
Wahai pahlawan
Darahmu berjatuhan
Kemerdekaan ditorehkan
Air mata bentuk kebahagiaan
Menanti masa depan penuh kejayaan
Banyak sajak dituliskan,
Dibacakan hanya untukmu
Perjuanganmu di agungkan,
Menjadi tombak negerimu
Petuahmu dilukiskan,
Menasihati cucumu
Gagahmu dipatungkan,
Menyimpan semangatmu
Lalu kenapa penerus estafetmu tak tahu menahu?
Buta dan tuli akan impianmu,
Mengatur si pengetuk palu
Berbalik rebut kekuasaan, abaikan
rakyatmu?
Tangan dibungkam
Media dicetak ulang
Dinasti dikokohkan
Hilang kesadaran
Kapan kemerdekaan?
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Author
Post Views: 41







