
Lentera Peradaban Bangsa
Lentera Peradaban Bangsa Oleh: Raudhatul Jannah Di bawah fajar yang mulai menyapa bumi, Membawa tas yang sarat akan sejuta mimpi, Menuju gerbang sekolah yang kokoh

Lentera Peradaban Bangsa Oleh: Raudhatul Jannah Di bawah fajar yang mulai menyapa bumi, Membawa tas yang sarat akan sejuta mimpi, Menuju gerbang sekolah yang kokoh
Malang Tak Lagi Sama Oleh Mahrotul Fithonah Malang masih menyimpan dingin dilipatan malamnya, Lampu-lampu masih menyala hingga malam menua, Hujan masih jatuh dengan cara yang

Oleh : Meisya Eva Natasya Hai, Luka… kau datang tanpa aba-aba, seolah tau kapan hati ini paling rapuh. Kadang aku bertanya, apakah kedatangamu untuk membuatku

Lentera di Tengah Jarak Oleh: Nyimas Salsabila Fitri Di tanah rantau yang asing bagi gema langkah, aku senantiasa dipertemukan dengan jiwa-jiwa yang hadir bak

Mencintai Luka Oleh : Ilman Mahbubillah Pada titik temu yang telah Tuhan tetapkan, kita bertemu pada celah waktu yang tak terbayangkan. Sebagaimana serat dipintal kemudian

TUHAN YANG SELALU ADA DIHATIMU Karya: Dimas Indra Pratama Syair yang Indah kubuat, Kukira kau akan berhenti bersujud dan menyerah, bait demi bait yang ku
Pintu Asmaraloka Oleh : Ilman Mahbubillah Dalam satu malam, kutemukan selarik sabda cinta yang berlarian pada sudut-sudut gulita. Pada lembaran fatamorgana kemudian bersemayam, menyimpan segala
Pintu Asmaraloka Oleh : Ilman Mahbubillah Dalam satu malam, kutemukan selarik sabda cinta yang berlarian pada sudut-sudut gulita. Pada lembaran fatamorgana kemudian bersemayam, menyimpan segala
Pintu Asmaraloka Oleh : Ilman Mahbubillah Dalam satu malam, kutemukan selarik sabda cinta yang berlarian pada sudut-sudut gulita. Pada lembaran fatamorgana kemudian bersemayam, menyimpan segala