
Kalau Nggak Salah, Kenapa Harus Ngalah?
Oleh Zid-li Auliyana Luthfillah Fajar baru saja bergeser, namun pelataran pondok sudah berkejaran dengan kepulan asap kompor dan denting sudut yang beradu riuh. Di balik

Oleh Zid-li Auliyana Luthfillah Fajar baru saja bergeser, namun pelataran pondok sudah berkejaran dengan kepulan asap kompor dan denting sudut yang beradu riuh. Di balik
Oleh Nabila Ika Hikmatul Farocha Cahaya lampu ruang interogasi memancar aura pucat, memantul pada lencana perak di atas meja. Di baliknya, Detektif nafeesha duduk dengan
Oleh Rizkha Nafanda Wulandari Senin selalu punya cara sendiri untuk menakar kewarasan manusia. Ia datang tanpa permisi, membawa gemuruh yang jamak. Pagi itu, matahari mulai

Oleh Zid-li Auliyana Luthfillah Kisah ini bermula di sebuah pertengahan bulan Mei, saat hawa dingin malam di pondok terasa lebih menusuk dari biasanya. Bukan karena

Oleh Zid-li Auliyana Luthfillah Malam itu, aula lantai satu di asrama putri terasa lebih sesak dari biasanya. Aroma mukena bersih dan sisa-sisa wangi parfum santri

Waktu jenguk santri satu hari yang diizinkan untuk melepas rindu bersama orang tua berasa seperti 1 jam saja. Aku Aisyah, seorang santriwati sekaligus siswi kelas 12 di salah satu SMA swasta favorit Kabupaten Gresik dengan rangking paralel kedua se-sekolah menengah ini harus rela menjual semua impianku dengan alasan patuh kepada orang tuaku. Siang itu aku menyerahkan selembar kertas pakta integritas yang berisi pilihan jurusanku di perguruan tinggi.

Sore hari menjelang maghrib azaliya bersama dengan santri lainnya, masfufah duduk di depan ruang rawat inap rs petrokimia, mereka disana lantaran menjaga bu nyai nya yang tengah berbaring diatas ranjang putih dengan selang infus terpasang di pergelangan tangannya. Sudah 3 hari sejak dikeluarkannya beliau dari ruang ICU, azaliya dan masfufah menjaga murabbinya bersama keluarga besar ndalem yai. Sekali dua kali mereka masuk ke dalam kamar jika diperlukan.

Oleh Zid-li Auliyana Luthfillah Hari Minggu yang seharusnya menjadi momen istirahat justru terasa seperti maraton tanpa akhir bagi Alya. Sejak pagi buta, ia sudah berada

Oleh Ebnu Hajar Tian adalah seorang yang berbakti dengan orang tuanya ketika masih berada di kampung halamannya, biasanya dia membantu orang tua seperti menjaga dagangan

Oleh : Ilman Mahbubillah Hari itu, aku berdiri tanpa tujuan yang benar-benar pasti. Hanya ingin berjalan sedikit lebih jauh dari pikiranku yang terlalu ramai. Namun