Puisi SENJA

SENJA

Oleh Indah Mawaddah Rahmasita
Menguning langit di senja hari,
Tersamar mega yang memenuhi,
Wahai gadis nan bahari,
Ajari aku menari,
Spontan tapi naluri,
Kau datang tuk kembali,
Mengisi hati dengan mimpi,
Membawa ku tuk berlari,
Diiringi lagu nan suci,
Wahai kau pemudi ilahi,
Membersamai dalam menepi,
Terukir kisah nan sejati,
Di balik bilik rohani,
Aku yang sedang disini,
Hanya datang tuk menepi,
Kini aku berlari,
Menuju ke timur hati,
Melawan arus di redup hari,
Menelan senja dengan gelap gulita mimpi,
Aku terjatuh sampai hati mengutuki,
“Betapa bodohnya diri ini”
Kau rupawan, aku rupani
Kau jutawan, aku peneliti
Tak mungkin akan membersamai,
Meski hati memilih mu disini,
Tapi rasa meminta ku tuk pergi,
Senja ini sebagai bukti,
Bahwa kau bukan untuk ku lagi,
Pergi, pergilah wahai kau tuan berpeci,
Biarkan aku bersama gadis penari ini,
Menikmati senja dengan diri dan tari
Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp