JARUM JAM


Oleh: Binti Rohmatin Fahimatul Yusro


Mungkin benar ia lambat
Tapi satu hal, ia memutar bumi secepat kilat
Mungkin juga kita terkejar sedari awal start
Hingga kita lari, tergesa, dan sesekali terjerat
Padahal belum sekalipun kita memecahkan rindu terberat

Lantas, bukankah kita yang mengejar
Bayang-bayang yang kian samar
Berdalih menggapai asa, demi sebuah binar
Sembari memanipulasi rasa yang sebenarnya semakin kuat, tak memudar
Dan lagi lagi menyalahkan jarum jam yang berputar

 Bukankah bisa saja, suatu saat nanti
Nyala yang kita cari
Meredup, atau bahkan mati
Dan jarum jam tiba-tiba berhenti, 
Sedangkan kerinduan kita tak sekalipun terobati

Kemudian kita sama-sama menyaksikan sesal, 
Dengan rasa teramat kesal 
Tanpa bisa lagi mengklaim jarum jam atau menyalahkan khayal


Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp