MENJEMPUT ANUGERAH

Oleh: Mutiara Rizqy
Amalia

 

Sadarkah jika kaki masih berpijak

Berjalan menyusur dengan bakiak

Langkah tetap sama dan berjarak

Menebar kenang yang berserak

 

Bulan menyapa begitu indah

Berharap dengan hati yang megah

Namun sering lupa atas anugerah

Tapi dipaksa untuk menjemput fitrah

 

Bagaimana rasa syukur itu hadir

Dan menganggap ini bulan terakhir

Pasti lisan selalu berdzikir

Istighfar, tasbih, tahmid, dan takbir

 

Beribadah tak kenal waktu

Bukan sekedar sewaktu-waktu

Melawan nafsu yang tak menentu

Agar iblis merengut menggerutu

 

Dengan seluruh pasukannya terbelenggu

Sambil menunggu fitrah yang ditunggu

Menjemput kemenangan tanpa ragu

Sambil ditemani lantunan murottal berlagu

 


Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp