Oleh: Nety Novita Hariyani
Katanya, untuk melampaui pulau seberang
Kau perlu bantuan sampan
Karenanya insan kerap mendewakan uang
Biar target nantinya menuntun jalan
Kau memaku tubuh padaku
Memelas jawaban atas keraguanmu
Seakan hidup perihal uang melulu
Di manakah iman yang dulu kau gebu?
Khawatir sewajarnya
Ikhtiar semampunya
Doa sebanyak-banyaknya
Tiap tarikan napas tentu bermakna
Aku percaya akan makna ikhlas
Yang menuai bahagia tak terbatas
Meski terkadang mengharap balas
Kian dekat dermaga
Kian pekat pula kabutnya
Jangan ragu untuk menepi
Periksa amunisi, lalu lanjut lagi
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Author
Post Views: 10
