Bagaimana perasaan Anda saat hari
kelulusan Anda tiba? Kebanyakan orang merasa senang saat hari wisuda mereka
tiba. Itulah yang saya dan teman-teman rasakan ketika hari kelulusan kami tiba,
tidak hanya dari kami yang merasakan kebahagiaan itu tapi, semua orang tua,
guru dan semua junior juga ikut berbahagia di hari itu. Pastinya di hari
kelulusan saya ini benar-benar membuat saya bangga karena saya bisa mandiri
selama belajar di pondok, merancang acara wisuda sendiri dan mampu bertahan
belajar di asrama selama 6 tahun.
Menjadi pribadi yang mandiri di umur
sebelas tahun bukanlah hal yang mudah, apalagi pada umur sebelas adalah umur
yang saya masih sangat labil dalam hal emosi. Petama saya mondok saya merasa
berat dalam membagi waktu antara aktivitas sehari-hari, belajar dan juga
kesulitan dalam mengatur keuangan. Sempat terbesit di fikiran saya untuk keluar
dari pondok pada bulan ke dua, akan tetapi pembimbing kamar saya dengan sabar
selalu menasehati, membimbing ketika saya kesulitan sampai saya bisa menjadi pribadi
yang mandiri.
Suatu kebanggan tersendiri bagi saya
dan juga teman-teman saya bisa merancang tema acara wisuda kami sendiri. Seperti
halnya background, lampion, serta berbagai hiasan wisuda kami merancangnya
sendiri dengan menyempatkan waktu disela-sela kegiatan belajar mengajar, lalu
kami juga melatih adik kelas untuk menampilkan hiburan di akhir wisuda,
meskipun berat tapi saya dan teman-teman sangat menikmati prroses tersebut dan
bahkan terasa sangat ringan karena kita mengerjakannya bersama-sama.
Di sisi
lain saya sungguh tidak menyangka bahwa saya mampu bertahan untuk tetap belajar
di pondok selama enam tahun lamanya. Meskipun pada awalnya saya berfikir pasti
sangat sulit untuk melewati proses tersebut, tetapi itu semua terjawabkan
ketika malam wisuda. Benar, saya
mampu melewati tahun pertama, kedua, ketiga, hingga sampai pada tahun terakhir
saya. Itu
semua tidak lepas dari perjuangan yang sangat berat, serta kesabaran dalam
melewati semua masalah.
Acara wisuda memberikan banyak
pelajaran yang bisa saya ambil darinya. Di dunia ini tidak ada yang instan
untuk mencapai kesuksesan, kesuksesan akan dimulai dari kegagalan, tetapi
itulah yang akan membimbing kita menuju kedewasaan dan membuat kita terus
berjuang sampai kita lupa jika kita pernah lelah dan jatuh. Saya juga belajar
dari perjuangan sebelum lulus, betapa berat tantangannya, jika kita ikhlas dan
sabar kita akan mencapai hasil yang sempurna.


