SEBELUM AKU MEMINTA MAAF
Oleh Salma Salsabila
Ibu,
aku pernah menjadi anak
yang terlalu sering lupa,
bahwa sabarmu punya batas
namun tak pernah kau tunjukkan.
Beribu-ribu kesalahan
pernah lahir dari langkahku,
dari kata-kata yang menyakitimu,
dari sikap yang membuatmu kecewa,
dari keras kepalaku
yang berkali-kali membuatmu menangis diam-diam.
Aku pernah membantahmu,
pernah mengabaikan nasihatmu,
bahkan pernah membuatmu merasa
bahwa semua yang kau lakukan
tak pernah cukup bagiku.
Dan yang paling membuatku malu,
sering kali aku baru menyadari kesalahanku
setelah melihatmu diam tak seperti biasanya.
Namun, Ibu…
Sebelum bibirku mengucapkan,
“Maafkan aku,”
hatimu telah lebih dulu berkata,
“Ibu sudah memaafkan.”
Sebelum aku menyadari
betapa dalam lukaku meninggalkanmu,
kau telah lebih dulu menghapusnya
dengan kasih yang tak pernah meminta balasan.



