Diantara Dua Arah

Diantara Dua Arah

Ditulis oleh Rizal Rafid Ariqoh

 

Menyerah? Entahlah.

Jujur. Aku tidak tau apakah diri ini sudah hilang arah.

Entah sudah berapa langkah yang ditempuh oleh kaki mungil ini.

Seberapa jauh jarak yang telah dilalui.

Tapi, mengapa resah dalam diri tak pernah kunjung pergi.

Hanya rasa gelisah yang terus mengisi hati.

Beragam pertanyaan  berkecamuk dalam diri ini.

Apakah langkah yang kuambil ini benar benar menuju yang terbaik bagi diri ini.

Namun, mengapa sejauh mata ini memandang.

Hanya ujung jalan yang tampak didepan.

Tanpa menemukan sebuah atau setitik tanda akhir perjalanan

Tuhan, jika diri ini tidak hilang.

Mengapa hati ini masih bimbang

Menghadapi kehidupan yang ada didepan.

Bahkan, tidak jarang kaki ini siap untuk berbalik arah.

Bukan untuk menelusuri kembali jejak yang tertinggal.

Tapi, kembali ke titik awal diri ini memulai

Seputus asa itulah terkadang diri ini menghadapi.

Ya… entahlah. Mau menyerah atau tidak.

Toh semua ini terlanjur dijalani

Jadi biarlah diri ini terbawa hingga akhir cerita ini

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp

Berita & Karya Terbaru