Jejak Langkah di Atas Waktu
Oleh : Syabrina Wahyuni
Di bawah langit yang tak pernah lelah mendengar,
langkah-langkah kecil menenun tanya.
Bukan tentang seberapa cepat kita tiba,
melainkan tentang bagaimana kita belajar membaca arah,
saat kabut pagi enggan beranjak dari kepala.
Ada kalanya sunyi menjadi teman paling jujur,
mengajarkan kita merangkai patahan asa
menjadi sayap yang siap mengepak.
Kita adalah perahu kecil di Samudra megah—
terkadang terombang-ambing gelombang ragu,
namun selalu tahu ke mana arah pulang di dalam dada.
Teruslah berjalan,
meski jalanan berbatu dan hari-hari terasa abu-abu.
Sebab setiap bait cerita yang kau tulis hari ini,
suatu hari nanti akan menjelma menjadi sajak
yang paling membanggakan.
Author
Post Views: 8