PAMIT

Sumber Gambar: https://id.pinterest.com/pin/780952391625028258/

Oleh: Arfiatul Aliyah

 

Disepertiga
malam kala itu

Aku pernah
membenci kabar

Yang
membuatku harus merelakanmu

 

Berlari

Mengabarkan
sesak

Sepi

Berubah riuh

 

Gaduh suara
sirine menyadarkan

Raut kusut
wajahnya jelas menggambarkan

Nyata
terlihat didepan mata

Tubuhmu
terbujur kaku dihadapanku

 

Kubisikkan kata
per kata

Meski tahu percuma

 

Untuk
terakhir kalinya

Kukecup
lembut keningmu

Sebagai
ucapan selamat jalan

Atas
kepergianmu

 

Percaya
tidak percaya

Keadaan
mengatakan kebenarannya

Orang-orang
silih ganti berdatangan

Lantunan
ayat suci terkumandangkan

 

Jiwaku
runtuh untuk kesekian kali

Tangis
tertahan menyesakkan hati

Akhirnya
luruh

Beriringan
kepergian kendaraan terakhirmu

 

Adamu
layaknya senja

Yang datang
sekejap saja

Belum usai memberi
salam

Sudah
terburu tenggelam  

 


Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp

Berita & Karya Terbaru