Oleh : Daiyatul Choirot
Hanya ada alamat yang salah untuk saat ini
Hanya ada fikiran yang beku untuk waktu ini
Hanya ada kata lelah untuk kaki ini
Yang sudah lama melangkah hingga detik ini
Tak tahu sampai kapan dan arah kaki ini untuk melangkah
Akankah harus menunggu dari musim kemarau ke musim hujan…?
Ataukah hanya sekedar menunggu waktu dari mentari ke senja…?
Atau sekedar menunggu putaran jam dinding…?
Kemudian ku mulai bertanya pada naluriku
Rumah siapa yang akan ku singgahi
Rumah mana yang akan ku labuhi
Ataukah kebalikannya, mungkinkah rumah tersebut mau tuk ku ampiri
Rumah yang telah ku seleksi sebelumnya
Rumah yang bertuan yang hilang akal ku menyebutnya
Ternyata itu rumah sepi yang yang hampir membuatku frustasi
Yang hingga kini nyaris membuatku mati akan rasa hati
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Author
Post Views: 8
