By: Hilmi Gholi Hibatulloh
Gelap malam
menyelimuti
Sunyi senyap
penuh narasi
Secangkir kopi
sigap menanti
Menguak mimpi
penuh delusi
Duduk menepi
menatap bayang
Dilema akan
sebuah tantang
Berbagai seruan
terus terngiang
Membuat hati
tampak bimbang
Malam ini hanya
ada dua pilihan
Mundur perlahan
serta kehilangan
Maju kedepan hancurkan
rintangan
Menggapai
secercah sinar harapan
Memang berat
mengambil keputusan
Tapi, itulah
serba-serbi perjuangan
Pahit manis
haruslah dirasakan
Sebagai batu
asah kehidupan
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Author
Post Views: 10
