Oleh : Hilwah Tsaniyah
Gerimis membasuh kota malam itu,
Semesta dan seisinya kian meredup
Sejenak, aku melihat seorang gadis melaju
Dengan raut wajahnya yang sendu
Aku terjebak nuansa kelam
Tersesat sesal di masa silam
Ya malam itu,
Tak sepatutnya ku biarkan amarah bergemuruh menghantuiku
Ku ucap semua tantang sudah
Kau bilang ini akan mereda
Seketika, ku berlari dengan wajah sesal
Lalu kesedihan dimulai
Sejak malam itu.
Andai tak terucap tentang kata usai
Hingga sesal tiada akhir.
Pondok Pesantren Darun Nun
Author
Post Views: 4
