PERIHAL MENYESAL

Oleh : Hilwah Tsaniyah


Gerimis membasuh kota malam itu,

Semesta dan seisinya kian meredup

Sejenak, aku melihat seorang gadis melaju

Dengan raut wajahnya yang sendu

 

Aku terjebak nuansa kelam

Tersesat sesal di masa silam

 

Ya malam itu,

Tak sepatutnya ku biarkan amarah bergemuruh menghantuiku

Ku ucap semua tantang sudah

Kau bilang ini akan mereda

Seketika, ku berlari dengan wajah sesal

 

Lalu kesedihan dimulai

Sejak malam itu.

Andai tak terucap tentang kata usai

Hingga sesal tiada akhir.

 

Pondok Pesantren Darun Nun

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp