SEJARAH DAN KEBUDAYAAN MAROKO

 Oleh: Savinatul Jannah
Maroko memiliki sejarah yang berbeda
dengan negara-negara tetangganya. Dimana kebudayaan Maroko merupakan campuran
antara kebudayaan Arab, Eropa dan Berber. Bahasa Arab Maroko disebut sebagai
Darijja dan Prancis juga banyak digunakan. Maroko adalah anggota berpengaruh
dari liga Arab. Ia memiliki ekonomi terbesar keenam di Afrika. Maroko memiki
popupalasi lebih dari 33.800.000 dan luas 446.550km2. Ibu kotanya Rabat, kota
terbesar adalah Casablanca.
Penduduk asli Maroko adalah suku Berber. Penjajah
pertama yang dikenal adalah bangsa Chartago 146 SM dan bangsa Phoenicians dari
Timur Mediterania abad 12 SM. Maroko berada pada kerajaan Romawi pada abad 1 M.
Islam masuk pada abad ke 685 M dan kerajaan Maroko pertama yang berdaulat
berdiri pada tahun 788 M. Perpecahan bangsa Maroko terjadi pada abad 10 M yang
menandai terjadinya kekacauan politik yang kemudian teratasi pada abad 11 M
oleh dinasti Berber, Almoravid.
Dinasti yang memperluas daerah kekuasaannya dimulai
dari Spanyol hingga Senegal. Persatuan nasional Maroko diwarnai bangsa Berber Islam
yang turun-temurun.[1]
Afrika Utara dan Maroko perlahan-lahan ditarik ke dunia Mediterania muncul
lebih luas oleh Fenisia yang mendirikan koloni perdagangan dan pemukiman di
periode Klasik awal. Pemukiman Fenisia substansial berada di Chellah, Lixus dan
Mogador, dengan Mogador menjadi koloni Fenisia sedini awal abad ke-6 SM. Maroko
kemudian menjadi bagian dari Afrika Utara. Negara Maroko dikenal i adalah
Berber kerajaan Mauritania bawah raja Bocchus I. kerajaan ini di Maroko utara,
tidak menjadi bingung dengan kondisi sekarang Mauritania, tanggal setidaknya
110 SM.
Jika kita ,menelisik lebih jauh ihwal kebudayaan Maroko,
maka dapat dikatakan bahwa Maroko termasuk negara yang kaya akan budaya, sebab
negara ini menjadi tempat pertemuan budaya dari berbagai macam bangsa yaitu
daerah Timur ( Benua Asia) yang meliputi kebudayaan bangsa Punisia, Tunisia,
Yahudi dan Arab.
Kekayaan budaya di Maroko ini berturut mempengaruhi
beberapa bangunan yang ada di sana. Salah satunya masjid Hassan II. Masjid ini
terletak di kota Casablanca dan menjadi masjid terbesar kedua di dunia (
setelah masjid Al-Haram di mekkah, Arab Saudi)
Mayoritas penduduk di Maroko adalah suku bangsa
Berber. Yaitu suku asli yang tinggal di wilayah Afrika bagian Utara. Bangsa
Arab menjadi penduduk kedua terbanyak disana. Bangsa Arab itu datang dari benua
Asia. Mereka pertama kali ke maroko pada abad A ke 17. Selain itu, penduduk
Maroko juga kerap membuat Karya sastra Maroko yang tertulis dalam beberapa
bahasa yaitu bahasa Arab, Berber dan perancis. Karya sastra ini dibuat oleh
para penulis terkenal Maroko, antara lain Moehamad Zafzaf (1942- 2001) dan
Mohamed Choukri (1935-2003), keduanya membuat karya sastra dalam bahasa Arab. Sedangkan
Driss Chraibi( 1926-2007) dan Tahar Ben Jelloun (64) keduanya membuat karya
sastra yang ditulis dalam bahasa perancis.
Terkait dengan music yang terkenal disana, maka Musik
chaabi adalah jawabannya. Musik ini adalah jenis musik tradisional Maroko. Semula
chaabi hanya dipertunjukkan di pasar pasar tradisional saja, tetapi sekarang
chaabi juga dipertunjukkan dalam pameran atau pertemuan penting.
Makanan tradisional maroko adalah bourjeje atau kue
dadar yang terbuat dari tepung terigu, telur, ragi, dan garam. lLalu ada
bouchiar atau roti wafer yang dimakan dengan mentega dan madu. Jika dalam
perayaan atau pesta warga marokko akan memakan couscous yang terbuat dari
tepung gandum. Saat menyantapnya biasanya ini dicampur dengan bahan lain
seperti sayuran dan daging. Seluruh bahan dimasak dengan cara direbus. Secara
umum masakan tradisional agak pedas sebab masyarakat Maroko gemar menggunakan
paprika, bawang. Jahe dan lada saat memasak makanan.


[1]Rubella,
D. (1984). “Environmentalisam and Pi Paleolithic economies in the Maghreb
(c. 20,000 to 5000 B.P.)”. In J.D. Clark & S.A. Brandt. 
From hunters to
farmers the causes and consequences of food production in Africa
. Berkeley: University
of California Press. pp. 41–56.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp