oleh: Kamila Maryam Kotta
Adzan
dikumandangkan, ku tata kembali niat ini
dikumandangkan, ku tata kembali niat ini
Terdengar
derup langkah kaki menuju tempat yang sama
derup langkah kaki menuju tempat yang sama
Kulihat
berbagai pasang mata yang siap menatap kekasihnya
berbagai pasang mata yang siap menatap kekasihnya
Tanpa
terbesit secercak kerguan yang menyelimuti
terbesit secercak kerguan yang menyelimuti
Ketika
pintu kokoh itu terbuka, Ku dapati seorang anak kecil
pintu kokoh itu terbuka, Ku dapati seorang anak kecil
Terlihat
sangat siap untuk berdialog dengan Penciptnya
sangat siap untuk berdialog dengan Penciptnya
Dengan
tubuh mungil dan wajahnya yang polos
tubuh mungil dan wajahnya yang polos
Melihatnya
semakin menedeuhkan hati ini
semakin menedeuhkan hati ini
Tanpa
ragu ia siap bangun dari mimpi indahnya
ragu ia siap bangun dari mimpi indahnya
Tanpa
penyesalan ia berani tinggalkan semua permainannya
penyesalan ia berani tinggalkan semua permainannya
Ia
berbeda dengan teman sebayanya
berbeda dengan teman sebayanya
Yang
masih asyik dalam zona nyamannya
masih asyik dalam zona nyamannya
Ku
sebut ia malaikat kecil yang berhati lugu
sebut ia malaikat kecil yang berhati lugu
Mengenalnya
adalah cara Nya menegurku
adalah cara Nya menegurku
Masih
banyak hamba yang lebih gigih dari mu
banyak hamba yang lebih gigih dari mu
Berani
meninggalkan kebiasaan demi menggapai ridho Ku
meninggalkan kebiasaan demi menggapai ridho Ku
Pondok Pesantren Darun Nun Malang








