Oleh : Kamila Maryam Kotta
Waktu tak bisa berbicara, namun
kenyataan yang akan membumkam
kenyataan yang akan membumkam
Waktu tak pernah mengeluh, namun
kesempatan yang akan memaparkan
kesempatan yang akan memaparkan
Ia akan terus berputar, tanpa
harus diperintahkan
harus diperintahkan
Karena ada banyak hikmah dari
setiap putaran
setiap putaran
Aku pun sadar bahwa ia bagaikan
pedang
pedang
Waktu demi waktu hunusannya mulai
terasa
terasa
Jiwa penyesalan ku mulai
meronta-ronta
meronta-ronta
Akan masa depan yang sedang
terambang
terambang
Hanya kata “andaikan” yang pantas
ku lontarkan
ku lontarkan
Karena diri ini tak pernah
memanfaatkan
memanfaatkan
Kesalahan mutlak ada pada diriku
Yang tak pernah serius dengan apa
yang dituju
yang dituju








