Oleh: Astri Liana Nurmala S
“Jangan
malas, jangan tidak mau berjuang . Kalau kita malas dan tak ingin berjuang,
maka kita telah mengecewakan Orang-orang yang berjuang untuk kita”. Ucap
sang motivator di penghujung acara.
malas, jangan tidak mau berjuang . Kalau kita malas dan tak ingin berjuang,
maka kita telah mengecewakan Orang-orang yang berjuang untuk kita”. Ucap
sang motivator di penghujung acara.
Kata-kata itu
terus terngiang hingga kini, menampar diri yang kerap kali lupa diri. banyak
keinginan namun hanya berpasrah diri. Mau jadi apa kau ini!.
terus terngiang hingga kini, menampar diri yang kerap kali lupa diri. banyak
keinginan namun hanya berpasrah diri. Mau jadi apa kau ini!.
Jika
diperhatikan diri ini sangat lucu. Berkeinginan namun hanya membisu dan usaha
yang semu. Harus dicambuk dahulu, baru bergerak maju. Dan semoga itu hanya aku,
tidak kamu.
diperhatikan diri ini sangat lucu. Berkeinginan namun hanya membisu dan usaha
yang semu. Harus dicambuk dahulu, baru bergerak maju. Dan semoga itu hanya aku,
tidak kamu.








