ثقة بنفس

 

              Oleh: Astri Liyana Nurmala S

       Rasa percaya diri haruslah ada pada setiap diri seseorang, karena percaya diri merupakan keberanian untuk kita menjadi terbuka dalam menerima perubahan dan gagasan baru. Namun, rasa percaya diri tak akan bisa diraih jika dalam diri seseorang masih ada rasa ‘minder’ atau berfikir bahwa ‘aku bukan siapa-siapa’ atau biasa dikenal dengan ‘syndrom aku bukan siapa-siapa’.
       Syndrom aku bukan siapa-siapa’ maksudnya adalah jika aku menang, maka aku jadi seseorang. Namun, jika aku kalah, maka aku bukan siapa-siapa’. Pikiran itu akan menjadi penghambat untuk kita maju, menghambat kita untuk mencoba hal-hal baru, karena kita terus merasa lebih rendah dari yang lainnya. Sehingga pada akhirnya, kita tak mampu mendobrak zona ketakutan kita dan tak mampu melakukan ‘apa-apa’.
       Dengan demikian, masihkah kita merasa seperti itu? Jika begitu, bagaimana kita menemukan jati diri kita? Dan bagaimana kita mengetahui batas kemampuan kita?

#percayadiriuntuksebuahperubahan.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp