Siapa Bilang Masa Depan Santri Suram

Siapa bilang masa depan santri suram

Muhammad Rian Ferdian
Santri, itulah sebutannya. Identik dengan seorang yang sedang menuntut ilmu di sebuah tempat bernama Pondok Pesantren. Menurut Gus Mus santri adalah murid kiyai yang dididik dengan kasih sayang untuk menjadi mukmin yang kuat, yang mencintai tanah airnya dan menghargai tradisi – budaya- nya, yang menghormati guru dan orang tua, yang menyayangi hamba Allah, yang mencintai ilmu dan tak pernah berhenti belajar serta yang menganggap agama sebagai anugerah dan wasilah mendapat ridha tuhannya.
Santri ibarat orang yang sedang pergi ke medan perang, jihad fi sabilillah, meninggalkalkan hirup pikuk dunia, jauh dari keluarga, hidup mandiri, tak ada televisi, berangkat sekolah jalan kaki, semuannya serba ngantri, dan kadang makanpun hanya dengan ikan teri. Tapi itulah keistimewaan seorang santri, ia mampu menjalani semua itu dengan senang hati, dengan mengaharap ridho ilahi.
Banyak orang beranggapan santri itu tidak punya masa depan, karena kerjaannya hanya ngaji dan sholat jamaah saja dengan penampilan yang katanya terkesan kuno, norak, kampungan, kuper, kolot, kemana-kemana harus kopiyahan dan sarungan. Ett tunggu dulu, santri jaman now sudah tak seperti itu, santri jaman now tidak hanya dibekali ilmu agama saja, tapi sudah dibekali dengan imu-ilmu umum, bahkan sekarang banyak di pesantren-pesantren yang mewajibkan santri-santrinya untuk bisa berbahasa Inggris, keren kan? Hehe
Faktanya dizaman sekarang sudah banyak lulusan-lulusan pesantren yang sukses bukan hanya dalam hal keagamaan tapi ia mampu sukses dalam hal dunia, menjadi inspirasi untuk banyak orang. Ada yang mampu berprestasi di tingkat Internasional seperti Izza, dara kelahiran jember ini adalah peraih medali emas dalam kompetisi bidang agribisnis di Thailand tahun 2015, ada yang menjadi pengusaha sukses seperti Ustad Yusuf  Manshur, ada yang menjadi pemain Timnas Sepak bola Indonesia seperti Muhammad Rafly Mursalin, ada sosok Gus Dur yang mampu menjadi Presiden RI,  dan yang baru-baru  ini yang tak kalah luar biasa seoarang santri mampu menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia yaitu KH. Ma’ruf Amin.
Anggapan santri masa depannya suram sudah tidak berlaku hari ini, terbukti dengan prestasi-prestasi yang telah ditorehkan oleh para santri dan masih banyak sebenarnya prestasi-prestasi yang ditorehkan oleh seorang santri. Anggapan masa depan suram santri hanyalah dari pemikiran orang-orang yang belum pernah merasakan hidup di dunia pesantren. mereka hanya mendengar tanpa pernah merasakan hidup disana.
Maka untuk kalian para generasi penerus bangsa, jangan takut melanjutkan jenjang pendidikan kalian di pesantren, pesantren tidak menyeramkan seperti apa yang kalian bayangkan. Pesantren itu menyenangkan, karena kalian akan memiliki banyak teman. Hidup di pesantren akan membuat kalian lebih mandiri, lebih menghargai waktu, disiplin dan kalian akan terus tepacu untuk selalu belajar dan menorehkan prestasi. Dan tentunya kalian akan menyadari bahwa hidup tak seindah yang dibayangkan. 

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp