Kholidatun Nur Wahidiyah
“Tok..tok..tok.. mba _ba’daki sa astahiim_.”
“Na’am dek”
” masih ada nasi ga? “
” kamu nyetrikanya masih lama?”
***
Pagi hari sekitar jam 5.50 hari senin setelah ta’lim rutin bersama ustadz ali tak pernah tidak kegaduhan itu pasti ada. Entah, ngantri kamar mandi, lapar ingin sarapan, ngantri setrika baju, dll. Karena mayoritas dari kita masuk kuliah jam 6.30 dengan keadaan belum mandi sebelum ta’lim ba’da shubuh,hehe
***
“Mba…siapa yang punya promo grab bike?” Dengan nada tergesa-gesanya Bunga sambil memakai jilbab ungu
” aku gaada dek”
” siapa yang punya promo grab bike rek? “
Waktu menunjukkan pukul 6.20 tersisa 10 menit, di sisi lain bunga juga harus presentasi
” aku ada !”
” tolong pesenin dong fi”
” tapi aku juga mau berangkat ke kampus,,hehe”
Di waktu genting-genting nya bunga, ofi masih sempat menjaili bunga
***
Kepanikan bunga semakin memucak ketika melihat jam pukul 6.50. Sedangkan Perjalanan dari pondok sampai kampus memakan waktu sekitar 15 menit.
Tanpa pikir lagi bunga nekat memesan grab bike dengan harga Rp.10.000. Menurutnya, selama tarif itu bisa untuk beli makan satu bungkus nasi dia tandai bahwa harga grab bike mahal.hahaha
***
Sesampai di kampus bunga bergegas turun dari motor
” makasih ya mas!” Seru bunga
” eeeh….mbak² bayar dulu 10.000 “
” oh iya mas….nih! “
Kemudian, bunga langsung lari sambil melihat informasi di grup WA kelasnya, ternyata ustadz sudah rawuh.
Teman-temanya sudah mulai mempresentasikan materi. Kendati bunga telat, mau tidak mau bunga harus tetap menyampaikan materi yang sudah dibagi sesuai slide power point.
***
Pukul tepat jam 9.50 , tanda mata kuliah pertama usai.
“ Alhamdulillah….akhirnya selesai juga ra. Legaaa.”
“ Bunga bunga…. kamu kok bisa telat tadi,
Padahal kamu udah tau kan mau presentasi?”
“ Duh Ra, udahlah aku ga mau flashback kejadian tadi pagi. Mending sekarang kita makan yuk!”
“ Iya iya deh….yuk”
***
Mereka berbincang bincang selama perjalanan menuju kantin. Entah itu masalah keluarga, percintaan, kuliah, dll.
Tak terasa mereka sudah sampai kantin, kemudian langsung memesan makanan.
Ketika ofi meminum es pesanannya, ternyata ada seekor lalat masuk.
“ kalo ada lalar masuk ke dalem minuman kita harus celupin dua kali. Karena salah satu sayap lalat itu terdapat racun kalo di celupkan ke dua kalinya bisa menetralisir racun sayap sebelahnya”
“ Oalah….iya iya aku pernah denger, kalo ga salah itu hadits.”
“ Iya itu hadits Nabi, tapi aku lupa teks arab nya,hehe”
Mereka pun meneruskan makan sambil menunggu jam mata kuliah kedua.








