SAHABAT

Oleh : HILMI

Berbicara tentang sahabat,  sahabat adalah orang yang paling dekat dengan kita selain keluarga. Kenapa seperti itu? Ya , tentu karena shabat adalah orang yang bisa kita ajak berbicara dengan terbuka atau tempat untuk mengungkapkan masalah yang tidak kita bisa hadapi sendiri dan tidak kita ingin mengungkapkan masalah tersebut kepada keluarga kita karena masalah tersebut berkaitan dengan keluarga kita sendiri.

Akan tetapi semua orang tidak bisa kita jadikan sahabat, kita harus selektif dalam memilih sahabat karena jika kita asal memilih seorang sahabat secara acak maka bisa berdampak negative terhadap diri kita sendiri. Biasanya kita dapat memilih seorang sahabat apabila antara kita dengan orang tersebut sudah sangat dekat dan juga saling terbuka akan masalah-masalah yang dimiliki dan tidak ada sesuatu yang di sembunyikan antara keduanya kecuali jika memang ada masalah yang sangat pribadi.

Seorang sahabat juga bisa kita jadikan inspirasi, Apa maksud dari inspirasi tersebut? Masksudnya adalah jika seorang sahabat tersebut mengerjakan suatu hal yang asing atau baru bagi kita dan hal tersebut membuat kita mendapatkan ide-ide baru atau mengetahui suatu hal yang baru maka itu dapat di katakana sahabat sebagai inspirator. Karena inspirasi sendiri merupakan ide-ide baru yang muncul dari dalam diri kita sendiri setelah mendapat rangsangan dari luar.

Dari sahabat sebagai inspirasi yang di bicarakan tadi saya memiliki contoh simpel, dulu ketika saya masih kecil, kalau tidak salah kelas 4 MI saya memiliki seorang sahabat yang sangat kreatif dia sering mengotak-atik maianan seperti halnya tamiya, pasti kalian tahu apa itu tamiya jika kalian seorang yang lahir tahun 90-an atau tahun 2000-an awal, tamiya adalah mainan seperti mobil kecil yang digerakan menggunakan tenaga, sahabat saya itu mengotak-atik tamiya tersebut sehingga bisa berjalan menggunakan remote control seperti  halnya mainan remote control yang lain hanya saja cuma bisa bergerak maju tidak bisa berbelok.Maka hal tersebut merangsang saya untuk melakukan hal yang sama walaupun saya tidak berhasil melakukanya.

Sahabat pun dapat kita jadikan contekan, maksudnya bukan sebagai orang yang kita contek ketika sedang melaksanakan ujian. Akan tetapi, sebagai teladan jika sahabat kita melakukan suatu perbuatan yang baik seperti halnya mengaji kita dapat menconteknya karena hal tersebut adalah hal yang baik bagi diri kita sendiri akan tetapi, jangan semua hal yang dilakukan oleh sahabat kita contek karena belum tentu semua hal yang dilakukan oleh sahabat kita itu sesuatu yang baik. Oleh karena itu kita sebagai sahabat juga harus selalu mengingatkan jangan sampai kita membiarkan sahabat kita melakukan hal yang buruk padahal kita sebagai sahabatnya mengetahu hal tersebut.

Maka dari hal-hal di atas kita sebagai seseorang yang bersahabat juga di tuntut untuk saling menegur, walaupun ketika kita menegur belum tentu sahabat kita meresponya dengan baik. Kenapa kita harus menegurnya?, karena dengan kita mengurnya kita secara tidak langsung juga akan menyelamatkanya, Dan hal buruk yang kita lakukan biasanya berawal dari kebiasaaan yang biasa kita lakukan namun tidak ada yang mengurnya. Oleh karena itu, kita sebagai seorang sahabat harus selalu mengingatkan atau saling menegur dengan sahabat kita.

Dari tadi ngomongin sahabat, emang penulis punya sahabat?, Ya, saya memiliki seorang sahabat yang kebanyakn hal baik yang saya lakukan saya menconteknya dari sahabat yang saya miliki, seperti halnya mengaji, belajar dan lain-lain. Saya bersahabat denganya sejak saya masih sangat kecil hingga ketika saya memulai kuliah dan dia mengabdi di pondoknya, sekitar beberpa minggu saya berkuliah tepatnya pada siang hari pada hari sabtu di akhir bulan agustus tahun lalu saya menerima berita yang tidak menyenangkan, tepatnya ketika dia hendak pulang ke rumah dari pondoknya dia mengalami kecelakaan, saat itulah hari terakhir dimana saya dapat menemuinya walaupun masih ada suatu hal yang kita rencanakan bersama teman-teman lain yang belum sempat terlaksana. Semoga Allah dapat mempertemukan kita kembali di akhirat kelak amin.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp