Oleh : Hadiyan
Hidup ini tidak luput dari masalah. Semua orang lahir ke dunia ini membawa masalah. Tua, muda, dewasa, anak – anak pun punya masalah. Tak sedikit pula orang sakit karena masalah. Bahkan ada yang frustasi karena masalah dan memilih jalan pintas, bunuh diri. Padahal jika ditelisik lebih dalam dan meluas, bunuh diri bukan solusi untuk mengatasi masalah. Terlebih lagi, bunuh diri menambah masalah. Bagaiamana kita bertanggungjawab atas diri kita di akhirat kelak. Justru rasa penyesalan tiada tara yang akan dirasakan tetapi tiada guna.
لا يكلف الله نفسا إلا وسعها Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ayat ini harus kita “pegang” kuat – kuat ketika mendapatkan masalah besar. Semua masalah pasti ada solusi. Dalam hidup ini tidak ada ceritanya masalah besar tidak ada jalan keluar. Solusi mendasar dalam menghadapi masalah adalah bagaimana kita menyikapinya. Percuma saja seorang dewasa sekali pun tetapi dihadapkan dengan masalah hanya bisa menggerutu, marah – marah, diam pasrah, dan lain sebagainya. Memang sifat manusia, dalam menghadapi masalah suka mencari “solusi instan”. Padahal se-instan apapun tetap butuh proses. Ibaratnya mie instan. Meskipun namanya mie instan namun tetap butuh yang namanya proses. Butuh dimasak pakek air lalu dicampur dengan bumbu.
Menghadapi masalah tak perlu mencari akar dari permasalahan tersebut. Karena tiap – tiap masalah pasti ada keindahan dan hikmah yang dapat diambil. Manusia sering terburu- buru dalam melihat tiap permasalahan. Sering menghakimi masalah tersebut buruk bagi dirinya. Justru dengan masalah Allah menurunkan Rahmat-Nya, jika kita tahu. Semakin menjauhi masalah, semakin pula masalah mendekat. Manusia tidak akan pernah lepas dari masalah (Halimi Zuhdy, 22 : 2018).
Solusi terbaik menghadapi masalah yakni, menghadapinya dengan kerelaan hati, berlapang dada, dan tetap sabar atas takdir dari Allah. Percayalah, masalah sebesar gunung bisa diselesaikan dengan Rahmat Allah seluas lautan. Hadapi masalah dengan hati yang tenang, berdoa kepada Allah supaya diberi jalan keluar. Masalah tidak harus lenyap, tetapi bagaimana kita memposisikan diri dalam menghadapi masalah, terutama bukan kita yang menjadi masalah.








