MENULIS ITU?

Hasil gambar untuk MENULIS
Oleh : Inayatul Maghfiroh
Menulis merupakan kegiatan
mengekspresikan fikiran dan gagasan ke dalam bentuk tulisan. Setiap kegiatan
memiliki nilai standart kualitas masing-masing, begitu juga dalam hal menulis. Penting juga mengetahui, untuk mencapai tingkat standart  dalam melakukan kegiatan apapun tidak bisa
dicapai dengan cara yang instan, tetapi ada tahapan-tahapan yang harus
dilewati.
Siapapun pasti  ingin mencapai stadart kualitas dalam
melakukan sesuatu, menulis misalnya. Biasanya, penulis pemula akan merasakan
kebingungan untuk mengekspresikan idenya, merasa kebingungan menyusun kalimat
yang pas dan mudah difahami untuk dibaca, maka mungkin salah salah satu
solusinya yaitu membaca, mengapa membaca? Karena dengan membaca buku, fikiran
kita akan terlatih untuk berfikir secara sistematis (buku kan tersusun
sistematis), jadi semakin sering membaca semakin sistematis pemikiran kita dan
dengan membaca pula akan memberi tambahan kosa kata yang belum diketahui,
sehingga ide yang ada dalam fikiran kita bisa ditulis dengan menggunakan bahasa
yang mudah difahami dan kalimat-kalimat yang tersusun runtut.
Setelah mampu menuangkan ide-idenya
tantangan selanjutnya adalah penulis merasakan kebingungan ketika menulis bukan
lagi karena tidak bisa menyusun kalimat, tetapi ketika menulis, penulis
merasakan ada banyak ide yang silih berganti ingin dituliskan, misalkan ketika
penulis ingin menulis tentang A, lalu ditulis, disaat menulis muncul ide B,
ide C, dan seterusnya. Terkadang hal tersebut mampu memecahkan konsentrasi penulis
dalam proses menulisnya. Namun, jika ide-ide yang seperti B, C dan seterusnya
itu diabaikan, akan sangat sayang sekali, dan mungkin solusi yang bisa coba
yaitu, sebelum menulis buatlah kerangka tulisan tentang A misalnya, buat
seruntut mungkin sesistematis mungkin. Kemudian siapkan dua lembar kertas
kosong, yang pertama untuk menulis tentang A, dan kertas yang kedua untuk
menulis ide-ide yang berdatangan ketika proses menulis. sehingga penulis akan
tetap menulis tentang ide A dengan pedoman kerangka tulisan yang sudah dibuat,
tanpa mengabaikan ide-ide yang berdatangan ketika proses menulis, dan ide-ide
yang telah tersendirikan tadi bisa dijadikan bahan untuk menulis selanjutnya.
Selamat menulis . Semoga bermanfaat.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp