
Malang, 2025 – Pondok Pesantren Darun Nun telah melalui satu semester ajaran baru dengan berbagai pencapaian yang membanggakan. Beragam kegiatan telah dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kemandirian santri, serta memperkuat peran pesantren dalam membentuk generasi yang berdaya saing.
Pada semester lalu, Darun Nun sukses menyelenggarakan program MATSANUN (Masa Ta’aruf Santri Darun Nun), sebuah program pendidikan intensif yang diikuti oleh 55 santri untuk memperkuat pemahaman mereka terhadap dunia Nun. Kemah Bahasa juga telah digelar sebagai upaya meningkatkan keterampilan bahasa asing santri melalui metode intensif dan praktik langsung.
Selain itu, program Tahfidz Camp telah berlangsung 2 kali yaitu pada bulan Juli 2024 dan Januari 2025 yang menjadi bagian dari upaya pesantren dalam membina penghafal Al-Qur’an yang tangguh. Darun Nun juga mengadakan Holiday Pesantren for Kids pada Juli 2024, sebuah program pengenalan dunia pesantren bagi anak-anak yang direncanakan kembali berlangsung pada Juli 2025.
Di bidang kewirausahaan, Darun Nun turut serta dalam Bazar Expo UMKM Halal di Kantor Wali Kota Malang dalam rangka Hari Santri. dan juga mengikuti Expo Kemandirian Pesantren Nasional di Kampus Utama UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Beberapa unit usaha pesantren yang semakin berkembang seperti Nun Creative (usaha sablon), DN Mart (minimarket pesantren), Nun Taswir (jasa fotografi profesional), DN Smart (Tutor dan kursus), dan jasa menjahit memberikan pengalaman berharga bagi santri dalam dunia bisnis dan kemandirian ekonomi.
Untuk kedua kalinya, Pondok Pesantren Darun Nun x Darussalam Litahfidzil Qur’an juga sukses menggelar “Semarak Pekan Maulid”. Namun yang kedua ini sedikit berbeda dari yang pertama, yaitu ditambahi kemeriahannya dengan Festival Banjari Se-Malang Raya perdana yang menjadi ajang bagi para santri untuk menunjukkan bakat seni religi mereka. Kegiatan ini berakhir dengan meriah dan cukup memuaskan hingga dinantikan gelaran festival selanjutnya oleh para peserta.
Kegiatan edukatif lainnya juga beberapa kali dilakukan oleh pondok pesantren Darun Nun seperti bedah karya santri Darun Nun (buku “Sambadri” karya Rosa Putri), podcast pendidikan di era Gen Alpha oleh Ustadz Arafiq, seminar sastra oleh Ustadz Anwar Masadi, serta pelatihan pemulasaraan jenazah yang dipandu oleh Ustadzah Endah Sumiyarti.
Pondok Pesantren Darun Nun juga beberapa kali kedatangan institusi dan komunitas dalam rangka studi banding dan silaturahmi, diantaranya yaitu dari Program Studi Bahasa Arab dan Sastra (BSA) UIN Sunan Ampel Surabaya dan Ikatan Alumni Pondok Pesantren Annuqoyah Madura Cabang Pragaan. Kunjungan ini menjadi momen berharga bagi Pesantren Darun Nun sendiri untuk berbagi pengalaman, wawasan, serta mempererat jaringan dengan institusi dan komunitas lain. Hal ini juga menjadi bukti kualitas dan semangat Darun Nun dalam berkontibusi memajukan umat melalui literasi, sastra, bahasa, kewirausahaan dan sosial masyarakat.
Sementara itu dalam bidang pendidikan dan pengembangan karier, beberapa santri mengikuti seleksi berbagai program pendanaan dari pemerintah dan berhasil lolos. Empat santri memperoleh sertifikasi BNSP dalam bidang digital marketing, dua santri mendapatkan beasiswa BAZNAS di bidang agrobisnis, serta satu santri meraih beasiswa BAZNAS bimbingan pengembangan Business plan umrah dan haji.
Memasuki semester baru, Pondok Pesantren Darun Nun telah merancang berbagai program unggulan. Pada bulan Februari, akan diselenggarakan Literasi Camp untuk meningkatkan budaya membaca dan menulis santri, Rihlah Sastra sebagai bentuk kegiatan edukatif di luar pesantren, serta Apresiasi Sastra yang memberikan ruang bagi santri untuk mengekspresikan kreativitas mereka dalam bidang sastra.
Pada bulan Ramadhan besok ini, Darun Nun juga akan kembali mengadakan program Zam-Zam yaitu program intensif baca kitab dan pengembangan remaja muslim untuk masa depan. Selain itu, wisuda santri akan menjadi momen puncak bagi para santri yang telah menyelesaikan masa belajarnya, disusul dengan Holiday Pesantren yang akan menjadi agenda tahunan.
Dengan program-program ini, Pondok Pesantren Darun Nun terus berkomitmen untuk mencetak santri yang unggul dalam ilmu agama, keterampilan hidup, serta memiliki daya saing di berbagai bidang.







