
Oleh Muhammad Salman Al Farisi
Identitas Buku
Sampul : Soft Cover
Kertas : Bookpaper
Penulis : Habib Umar Bin Hafidz
Penerjemah : Syarifah Ummu Umar Ba’agil
Tebal : 93 Halaman
Ukuran : 14 x 21 cm
Harga : Rp. 95.000,-
Buku Sukses Parenting di Era Milenial Ala Tradisi salaf hadir sebagai oase penyejuk di tengah-tengah kebingungan masyarakat tentang bagaimana sih salaf kita mendidik anak-anaknya? Di era Milenial semacam ini bagaimana kiat para ulama kita dalam mencetak anak soleh ? Bagaimana sih tips ulama sekaliber Habib Umar bin Hafidz dalam mengatasi kebandelan anak? Dan seabrek pertanyaan lainnya.
Isi Resensi
Buku Sukses Parenting di Era Milenial Ala Tradisi Salaf karya Al Habib Umar bin Hafidz menghadirkan panduan pengasuhan anak yang memadukan nilai-nilai Islam klasik (tradisi salaf) dengan tantangan kehidupan modern, khususnya di era milenial yang sarat teknologi dan perubahan sosial cepat. Ulasan yang cukup singkat Habib Umar bin Hafidz ini, namun sarat makna, terus tentang menempleng cukup keras wajah para orang tua. Melalui buku ini, kita akan menyadari, ternyata pondasi kita dalam memiliki buah hati yang diridhoi Allah, bukan produk instan. Tapi mulailah niatnya harus sejak kita memilih pasangan hidup. Begitu pula bagaimana cita-cita sang bunda ketika mengandung anaknya. Diteruskan dengan mendidik anak di 7 tahun pertama dst.
Penulis, yang dikenal sebagai ulama dan pendidik spiritual, memberikan arahan bagaimana orang tua dapat membesarkan anak dengan akhlak mulia, keteguhan iman, dan pemahaman agama yang kokoh tanpa tergerus arus globalisasi negatif. Buku ini menekankan pentingnya teladan orang tua, komunikasi yang penuh kasih sayang, serta penanaman nilai moral sejak dini.
Selain memuat prinsip-prinsip parenting Islami, buku ini juga mengajak pembaca untuk memahami psikologi anak, mengelola tantangan seperti media sosial dan gadget, serta menjaga keseimbangan antara pendidikan duniawi dan ukhrawi.
Kelebihan dan Kekurangan Buku
Kelebihan buku ini terdiri dari (1) menggabungkan kearifan tradisi salaf dengan kebutuhan zaman modern, (2) menghadirkan solusi praktis yang tetap berlandaskan ajaran agama, (3) bahasa mudah dipahami, cocok untuk semua kalangan orang tua. Sedangkan kekurangan buku ini terdiri dari, (1) beberapa pembahasan mungkin terlalu singkat untuk pembaca yang menginginkan detail teknis pengasuhan, (2) contoh kasus yang disajikan lebih relevan dengan konteks masyarakat muslim tradisional, sehingga butuh adaptasi bagi pembaca urban atau non-muslim.
Buku ini layak dibaca oleh para orang tua muslim yang ingin tetap berpegang pada nilai-nilai Islam dalam mendidik anak di tengah arus modernisasi. Dengan pendekatan yang lembut namun tegas, Al Habib Umar bin Hafidz memberikan peta jalan untuk membesarkan generasi yang berkarakter, berilmu, dan berakhlak mulia.