Pasuruan, Kamis, 26 Desember 2025 – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Awatara Kelompok 185 melaksanakan kegiatan sowan ke warga Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus melakukan pemetaan sosial, ekonomi, dan kelembagaan desa melalui kunjungan langsung ke masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, KKM Awatara Kelompok 185 menyambangi maksimal 30 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di wilayah Desa Ngembal. Kegiatan dilakukan secara dialogis dan kekeluargaan agar warga dapat menyampaikan kondisi, potensi, serta tantangan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Pendataan Keluarga Berbasis Kunjungan Langsung

Melalui sowan warga, mahasiswa KKM Awatara Kelompok 185 mengumpulkan data dasar keluarga, meliputi nama, kontak, jumlah anggota keluarga, peran dalam keluarga (kepala keluarga, ibu rumah tangga, anak, atau tanggungan lain), jenis pekerjaan, serta pengalaman keterlibatan dalam kepengurusan desa atau organisasi masyarakat.
Mayoritas warga yang dikunjungi tinggal di wilayah pedesaan dengan mata pencaharian yang beragam, seperti petani, buruh, pedagang kecil, hingga pelaku usaha rumahan. Selain itu, tingkat keterampilan produktif keluarga dipetakan dalam skala 1 hingga 5, mulai dari keterampilan yang belum terdefinisi hingga wirausaha bermodal dengan unit usaha legal.
Partisipasi dan keaktifan anggota keluarga dalam kegiatan sosial, RT/RW, maupun desa juga menjadi perhatian utama untuk melihat potensi kepemimpinan dan kekuatan modal sosial masyarakat Desa Ngembal.
Penggalian Informasi Kelembagaan Desa

Selain menyasar keluarga, kegiatan ini turut menggali kondisi institusi desa. Beberapa isu yang menjadi fokus diskusi antara lain penghasilan lokal yang dikelola desa, kebutuhan lembaga yang masih belum tersedia, transparansi pengelolaan dana, jaringan kemitraan desa, hingga aset unggulan yang layak diapresiasi oleh pihak luar.
KKM Awatara Kelompok 185 juga menyoroti dukungan paling sederhana yang dapat dilakukan desa untuk meningkatkan kesejahteraan, perlindungan, dan pemberdayaan perempuan, anak, serta kelompok rentan. Tingkat digitalisasi layanan desa kepada masyarakat turut menjadi bagian dari pemetaan awal.
Peran Kelompok Sosial, Pendidikan, dan Budaya

Dalam dialog bersama warga dan tokoh masyarakat, mahasiswa KKM Awatara Kelompok 185 menggali keberadaan kelompok sosial, pendidikan, dan budaya di Desa Ngembal. Sejumlah kelompok masih aktif menjalankan tradisi dan kegiatan rutin sebagai upaya pelestarian kearifan lokal dan adat.
Harapan dan Tindak Lanjut
Melalui pengisian formulir digital (Google Form), data mengenai pendapatan keluarga, kenyamanan tempat tinggal, keterampilan produktif, serta pengalaman hubungan sosial masyarakat berhasil dihimpun sebagai bahan analisis awal.
Kegiatan sowan warga yang dilaksanakan pada Kamis, 26 Desember 2025 ini diharapkan menjadi dasar penyusunan program kerja KKM Awatara Kelompok 185 yang lebih tepat sasaran, inklusif, dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat Desa Ngembal, sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga.







