Di Atas Monumen, di Bawah Kesadaran

Di Atas Monumen, di Bawah Kesadaran

Oleh: Mahrotul Fithonah

Di antara riuh ibu kota
seutas tali menjangkau ketinggian
selembar kain membentangkan suara
dan sekumpulan manusia menitipkan tanya

Barangkali ada hitungan di balik keberanian
tentang gravitasi dan keseimbangan
tentang tubuh yang melawan ketinggian
tentang persiapan yang tak tampak
di mata mereka yang hanya menyaksikan.

Namun, yang lebih tinggi dari monumen
bukanlah tempat mereka berpijak
melainkan kesadaran yang semestinya tumbuh
setelah semua mata beranjak

Wahai negeriku,
jangan hanya terpukau oleh cara
jangan pula lekas menghakimi suara
Belajarlah membaca makna sebelum menjatuhkan kata

Sebab, keberanian tanpa tanggung jawab
dapat kehilangan arah,
dan kritik tanpa kepedulian
hanyalah gema yang singgah lalu patah di tengah jalan.

Pada akhirnya,
bukan siapa yang berhasil mencapai puncak
melainkan berapa banyak hati yang tergerak untuk melakukan perubahan

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp

Berita & Karya Terbaru