KEMARIN

Oleh: Hilwah Tsaniyah

 

Kemarin jarak puluhan kilometer

Pernah disalahkan karena begitu jauh

Pernah menjadi alasan terkuat untuk merindu

Pernah menjadi keluh paling rapuh

Namun lupa kalau ada doa-doa yang akan menyatu padu

 

Kemarin menyalahkan si teduh

Salah karena ia sendu

Salah karena ia abu-abu

Salah karena ia bergemuruh

Lupa kalau setelahnya ada si cerah yang ceria

 

Kemarin pernah marah karena perih

Pernah kecewa karena salah langkah

Pernah kesal karena begitu rapuh

Pernah ragu karena tak mampu

Namun teryakinkan oleh takdir akhir yang indah

 

 

 Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp