Oleh: Hilwah Tsaniyah
Kemarin jarak puluhan kilometer
Pernah disalahkan karena begitu jauh
Pernah menjadi alasan terkuat untuk merindu
Pernah menjadi keluh paling rapuh
Namun lupa kalau ada doa-doa yang akan menyatu padu
Kemarin menyalahkan si teduh
Salah karena ia sendu
Salah karena ia abu-abu
Salah karena ia bergemuruh
Lupa kalau setelahnya ada si cerah yang ceria
Kemarin pernah marah karena perih
Pernah kecewa karena salah langkah
Pernah kesal karena begitu rapuh
Pernah ragu karena tak mampu
Namun teryakinkan oleh takdir akhir yang indah
Pondok Pesantren Darun Nun Malang
Author
Post Views: 12
