Oleh: Indah
Mawaddah Rahmasita
Suatu hari aku berpikir,
Dalam diam aku terbayang,
Akan nasib negeri ini,
Akua dalah
orang awam,
Dan aku bukanlah konglomerat,
Hidupku pun
juga pas-pasan,
Kadang aku berkhayal,
Jika aku ada
di posisi para mentri,
Apa aku bias membenahi negeri ini?
Dari segala ancaman
yang terjadi pada hari ini
Keporak-porandaan,
kebengisan, dan kelicikan
Di saat
orang dungu bersebaran di mana-mana
Pada faktanya aku adalah
orang biasa
Yang kupunya adalah keyakinan dan kepercayaan
Meski kini aku
di bangku kuliah
Aku bercita-cita bias memperbaikinya
Berawal dari membenahiatau
dibenahi
Kusadari aku bukanlah
orang hebat
Aku belum punya apa-apa untuk
dibanggakan
Ku belum punya apa-apa untuk
dipertaruhkan
Mungkin langkah awalku
Untuk membenahi diri dulu
Meski harus hidup menjadi sufi
Meski harus hidup menjadi aktivis
Meski harus hidup menjadi peragawati
Kusadari jalanku penuh liku
Dalam membenahi atau
dibenahi



