TELAAH FISIKA: MEMAKNAI HIDUP DARI HUKUM OHM

 

Oleh : Ahmad Jaelani Yusri

Seperti yang kita ketahui, fisika adalah sebuah ilmu pengetahuan di mana di dalamnya mempelajari tentang sifat dan
fenomena alam atau gejala alam dan seluruh interaksi yang ada di dalamnya.
Bahkan di jaman terkini ilmu fisika mendasari mekanisme sains dalam berbagai
perkembangan teknologi pada berbagai bidang. Tak ayal pelajaran ini menjadi
keharusan bagi pelajar yang mendalami ilmu teknik dan yang berhubungan dengan
teknologi seperti komputasi, industri dan lain-lain.

Tapi tahukah anda? bahwa di dalam fisika terdapat makna atau motivasi
tersirat dalam setiap rumus yang tercipta. Entah kebetulan atau tidak, rumus
itu punya korelasi dengan kehidupan.

Baiklah, penulis akan membahas satu contoh semisal  mengenai hukum ohm.  Hukum itu menjelaskan tentang ilmu kelistrikan
dan menjadi dasar penurunan rumus kelistrikan lainnya.

V = I.R

Rumus ini adalah rumus yang tak asing bagi kita. Rumus ini sempat dipelajari
pada jenjang sekolah menengah. Kita tau kalau rumus itu menjelaskan tegangan
listrik sebanding dengan arus mengalir dan hambatan yang ada. Tapi jika ditilik
dari segi komponen rumusnya, terdapat rahasia di baliknya.

V = Voltage  (tegangan) adalah perbedaan potensial listrik antara dua
titik dalam rangkaian listrik, dan dinyatakan dalam satuan volt.
Tegangan sering diibarakan sebagai kekuatan listrik yang terkandung sehingga
tegangan bisa dimaknai kekuatan (energi) atau 
kemampuan(keterampilan) dari seorang insan.

I = Intensity 
(arus listrik) adalah  banyaknya muatan listrik yang
mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu. Arus
dapat diibaratkan dengan hal hal yang konsisten / istiqomah yang dikerjakan
dalam batas waktu tertentu sehingga dalam artian arus dimaknai keistiqomahan
seorang insan.

R =  Resistance
(hambatan) adalah penghambat aliran muatan pada komponen listrik . Hambatan
diibaratkan rintangan, masalah, ujian, cobaan dan segala sesuatu yang berat dan
musykil. Oleh karena itu hambatan dapat dimaknai ujian yang datang pada seorang
insan baik itu berupa musibah, cobaan, atau rintangan hidup.

Dari pengibaratan di atas , dapat ditarik
kesimpulan bahwa  “kekuatan atau
kemampuan seorang manusia dapat dihasilkan atau diperoleh dari kerja keras yang
konsisten dalam waktu tertentu ditambah dengan rintangan yang datang“.

 Lagi-lagi jika dipikir secara seksama, memang konsistenlah
yang menjadi keberhasilan seseorang . Banyak para pengusaha maupun cendekiawan
yang berhasil di bidangnya sebut saja Profesor Habibie,  Jokowi, Bill Gates, pengusaha Jack Ma atau
yang lainnya. Mereka konsisten dalam bidangnya, 
tapi ingat hidup mereka  selalu
tak mulus  bahkan dipenuhi rintangan
cobaan . Rintangan tersebut tidak membuat mereka goyah, justru rintangan itulah
yang membuat mereka semakin kuat dan berhasil mencapai keinginannya.

Begitupun kita sebagai pelajar, konsisten adalah
hal yang patut diperjuangkan dan ujian merupakan masalah yang harus
diselesaikan. Tiada keberhasilan tanpa kesusahan.  Semua butuh proses dan bukan protes bak
merancang mesin yang perlu ketelitian dan kerincian. 

Tentunya penulis hanya kebetulan mengambil kesimpulan
dari satu rumus, jika diteliti lebih dalam lagi mungkin ada makna tersirat
dari rumus-rumus lainnya.

 

 

 

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp