TENTANG PAK TUA

Oleh: Ghina Aulia Nurinsani

 

Rintik hujan membasahi atap gubuk
tua

Menembus menetes dan membaur dengan
lantainya

Lelaki tua termenung di sudut ruang

Menanti wanita yang dulu katanya
akan pulang

 

Sudah puluhan purnama tak dilalui
bersama

Pujaan hati pergi entah ke mana

Menghilang dari pandangan ditutupi
tanah pemakaman

Berharap semua itu hanya mimpi buruk
yang akan segera hilang

 

Tetesan air Tuhan terjatuh di
telapak tangan

Membuatnya tersadar dan kembali
melanjutkan do’a penuh harapan

Memohon pada yang kuasa dan pemimpin
seluruh alam

Meminta waktunya dihentikan nanti
malam

 

Kebahagian tak pernah ia rasakan
lagi

Senyumnya tak punya alasan untuk
kembali

Tangisnya selalu terulang ribuan
kali

Hanya sepi, sunyi, dan hening di
dalam hati

 

Lelaki tua berhati renta

Sendu pilu tampak sangat nyata

Rindu menyiksa di dalam dada

Membuhun jiwa mematah asa

 

Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp