JEDA

Oleh: Nety Novita Hariyani


Andai nasib berpihak padanya

Tubuh mungil itu mungkin kini sedang merebahkan diri

Di tengah  guyuran hujan riuh derasnya

Mendesak tubuhnya bergegas menepi


Kurasa tatapanku membeku

Diantara berderai-derai air yang meluruh

Bahkan sesekali mencuat gemuruh

Matanya terpaku pada sebuah buku


Satu demi satu halaman ia susuri

Ntah apa yang sedang ia gali

Seolah ada seberkas harap kala melisankannya

Kuharap semesta memperkenankan pintanya


Sejenak hatiku terenyuh memandangnya

Kini suaranya terdengar lirih

Kepalanya semakin merunduk tak berdaya

Bukan novel yang buat ia bermuram durja, tapi kalam ilahi


Sedari tadi ia membacanya dengan syahdu

Disaat banyak raga luput akan waktu

Ia menjeda raganya

Ketimbang membiarkan angan jauh mengembara


Palembang, 3 November 2020

Pondok Pesantren Darun Nun 

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp