Menjejak Madura

Menjejak Madura

Oleh Yahdil Falakhi Alkhikam

Di atas jembatan yang memeluk lautan,
angin berkisah tentang perjalanan.
Madura tersenyum dalam cahaya fajar,
menyambut langkah yang haus pelajaran.
Di tanah garam, kisah terhampar,
derap kaki menelusuri pasar.
Senyum hangat para penjaja,
menyapa dengan tutur bersahaja.
Laut biru bercerita lirih,
tentang perahu yang tak kenal letih.
Di bawah langit yang membentang luas,
semangat tersimpan dalam tiap nafas.
Benchmarking ini bukan sekadar pergi,
tapi menelaah makna dalam diri.
Madura, bukan hanya tujuan,
tapi cermin dalam perjalanan.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp