
Oleh: Ivani Rara Nirwasita Hasan
Kapal ini pernah indah
Seindah langit yang menyapa angin
Sebiru laut yang memanjakan mata
Menantang ombak yang begitu kejam
Namun kini, kapal ini sudah rapuh
Nahkoda yang perlahan menghilang
Membuat sang layar enggan menyapa
Dan angin pun tak lagi tahu arah pulang
Waktu telah mengikis kayu – kayunya
Tawa yang ada, perlahan menjadi gema
Terkalahkan oleh kerasnya ombak menderu
Dan malam kembali gelap tanpa sinarnya
Mungkin kapal ini akan benar – benar karam
Sebelum sampai ke dermaga tujuan
Permintaan terakhir sang pelaut hanya satu
Biarlah kenangan menjadi pelampungnya
Pondok Pesantren Darun Nun.
Author
Post Views: 58