Elegi Tanpa Suara

Elegi tanpa Suara

Karya: Syabrina Wahyuni

 

Di bawah langit yang muram biru

kita bertemu dalam sunyi yang setia

menyulam kata pada jeda waktu

mengikat tawa, menyimpan rahasia

 

Namun, ada duri halus di hati

sejak kisahmu kau bisikkan pelan

tentang rasa yang kau titip pada angin

pada seseorang yang bukan aku

 

Cemburu ini seperti embun pagi

membekas dingin namun tak terucap

merambat lembut dalam diamnya hari

di relung rahasia yang aku dekap

 

Ingin rasanya kupecah sunyi

menyulam kata menjadi keberanian

namun takut jika jarak berubah rupa

dan hadirmu menjelma jadi bayangan

 

Maka kubiarkan segala ini membeku

biar waktu yang meresapi takdirnya

entah cinta ini harus kuluruhkan

atau kelak kau yang datang menyapa

 

Di bawah langit yang muram biru

aku tetap menunggu tanpa suara

dengan harap yang mengendap syahdu

bahwa mungkin, kau pun menyimpan rasa

Pondok Pesantren Darun Nun

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp