Senioritas Tanpa Batas

Oleh Zid-li Auliyana Luthfillah

 

Menjengkelkan tutur katamu

Bahkan, tak sudi mendengarmu

Namun bermakna setiap Waktu

Terngiang di benakku

 

Kadang dewasa, kadang tidak

Seringnya tampak tatak

Namun dalamnya sangat retak

Topeng berlapis bijak

 

Mengapa banyak yang tidak suka?

Apa salah dia wahai kawan semua?

Padahal kalian yang tidak dewasa

Tidak mau diatur semua

 

Menuntun kalian dengan tulus

Effortnya cukup bagus

sikap kalian sungguh hangus

Tampak kalian tak becus

 

Waktu selalu berjalan tak sebentar

Selayaknya roda berputar

Mulai tampak kebusukan menggelegar

Hahaha! Lucu seolah benar

 

Kutahu sekarang jawabannya

Kutahu sekarang alasannya

Beraninya pada junior saja

Bacot! Hina semua

 

Gampang bicara, sulit mengaca

Sedikit gerak banyak maunya

Selalu merasa sempurna?

Hei! Buka lebar telinga

 

Dua kata lucu dari mulutmu

β€œSAYA SEMPURNA”

Terdiam sejenak badanku

Bukan tertegun, heran mendengarnya

 

Bukan periodemu sekarang

Jangan sok punya ide cemerlang

Di depan kami berlagak garang

Datang senior, loh kok ngilang?

 

Sampai kapan otoriter diterapkan?

Banyak curahan tak di dengarkan

Lebih hina dari pemerintahan

Petuah sekedar haluan

Author

41 Responses

    1. Heeee pibaaa makasih dah komen lop u😚
      Tapi… bad information😭
      Urung tak kandani yo lek kerangkaku ilang, lebih tepat e di ilang seβ˜ΊοΈπŸ™

  1. WHATS NUMBER AFTER 7πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp