Bisik Resah di Bawah Hujan

Bisik Resah di Bawah Hujan - Puisi Karya Meisya Eva Natasya

Karya: Meisya Eva Natasya

 

November datang dengan langit yang muram

Hujan turun lagi tanpa jeda yang diam

Mengangkat aroma tanah yang pelan naik ke kaca

Mengaburkan pagi yang tak sempat bernapas lega

 

Air merayap pelan pada jalan yang retak

Mengiringi langkah yang sejak lama terasa sesak

Gerimis jatuh seperti bisik yang tak menemukan akhir

Menciptakan resah yang berkumpul tanpa ingin kabur

 

Kadang aku duduk menunggu reda dari segalanya

Bukan hanya hujan, tapi hati yang ikut basah karenanya

Mimpi-mimpi kuyup menunggu untuk dijemur perlahan

Di bawah langit pucat yang tak kunjung menemukan terang

 

Meski kalender tetap berganti tanpa menoleh

Dan waktu tumbuh meninggalkan siapa pun yang tak utuh meleh

Kita tetap belajar berdiri meski getir masih melekat

Membawa resah yang diam-diam menetap tanpa tempat

 

Pondok Pesantren Darun Nun

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp