Oleh: Bagus Isnua Hariyadi
Setiap hari aku mendengar rintihan alam
“Aku pamit” firasat hatiku terdalam
Tapi tak semudah itu aku yakin
Bahkan dalam nurani ini masih ada harapan yang gemilang
Dan semua pun tak akan merelakan kalau dirimu melepas begitu saja pada keserakahan
Ingat ini, kami padamu
Kami berjuang untukmu sebagaimana dirimu tercipta untukku
Kita ini sepasang kekasih yang sehidup dalam satu nafas dan lenyap dalam bumi pertiwi
Biarkan mereka ingkar janji karena mereka sudah terkelabuhi
Jangan risaukan, kami aka ada dipihakmu yang siap menerima konsekuensi
Malang, 9 Oktober 2020
Pondok Pesantren Darun Nun







