Angin-Angin Luka

source images: inews.id

Oleh Ahmad Zahrowii
Danyal Abu Barzah

Sebelum
mendengar

Sebelum
berkabar

Sebelum
dirasa terbakar
 


Riuh
pawana pelataran di ujung petaka

Pada
nista senja sebab beri betapa

Mengibaskan
rambut kulit hingga kepala

Menerjang
retina yang basah air mata

 

Betapa
tidak,

Senyawa
dalam dada mendera

Menguapkan
awan dalam raga

Oleh
pesan pembawa derita

Bagaikan
irisan yang menganga


Sepatah
kata…

Sebutir
asa…

Setumpuk
dilema…

 

Berkisah,
Berkasih, Berkesah

Tentang
anomali prakira

Yang
sedari tadi tiada

Kerana
pernah bercerita

 

Bila
detik tak berdetak

Bila
angin meleburkan angin

Bila
hidup selalu menghadap

 

Akan
terungkap nama bahwa

Hati
semata dapat tersiksa
.

Pondok Pesantren Darun Nun Malang

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp

Berita & Karya Terbaru