Sudah lama untuk menahan sebuah rasa yang terpendam, entah mengapa hal ini bsa terjadi? Apa mungkin ada sebuah faktor sehingga muncullah pertimbangan? Mungkin bisa jadi yaa. Sebuah keadaan yang pastinya pernah dirasakan umat manusia dari pelbagai kalangan, iyaa karena pada esensinya sebagai umat manusia harus menebar sebuah kasih sayang (cinta), tapi rasa kasih sayang itu terbagi menjadi beberapa semisal : kasih sayang kepada seluruh mahluk, kasih sayang kepada umat manusia dan kasih sayang kepada seseorang yang menjadi sebuah harapan.
Mempunyai hubungan asmara di era ini mungkin sudah banyak yang merasakan, tapi juga tak banyak dari mereka yang berhasil tuntas sampai jenjang pelaminan. Karena mempunyai sebuah ikatan itu perlu di jaga dan di pelihara. Ya kadang pula itu berdasarkan takdir Nya yang bisa membuat sebuah hubungan tersebut sirna.
Cinta juga tidak harus di jadikan fanatisme karena akan berdampak kepada diri sendiri. Seperti dalam sebuah Quots dari KH Musthofa Bisri (gus mus) beliau pernah berpesan bahwasnya ” Berlebihan dalam mebenci dan mencinta akan menghilangkan akal sehat dan merusak dan merusak diri sendiri”. Disni bisa kita analsis bahwa membawa sebuah rasa itu tidak boleh berlebihan (fanatisme) kecuali itu terkait dengan aqidah yang dimana itu merasa terancam.
Cinta melahirkan sebuah pandai beretorika yang romantika dari zaman dahulu kala hingga ke zaman sekarang jua, seperti dalam sebuah kisah layla majnun dengan qois bin mulawwih. Mereka bercinta menggunakan sebuah metode retorika dan sufi. Dan di zaman sekarang pun juga masih sama, tapi hanya mengambil metode pertama saja metode kedua hanya beberapa kalngan saja. Terkadang aneh saja jika seseorang ada sebuah rasa tapi malah membuat lemah dirinya atau mungkin bisa dikatakan grogi dan tidak PD. Sekejam itukah cinta yaa? Heuheuheu.
Dalam hal bercinta yang paling klimaks nya adalah cinta sejati yang berarti cinta yang sempurna. Sebuah quots dari budayawan Sudjiwo Tedjo mengatakan “cinta yang sejati adalah ketika mereka tidak saling chat, wa, bbm, instagram tetapi mereka saling mendoakan dalam diam”. Mungkin itu adalah sebuah pengantar saja untuk bisa mendalami makna dari hal cinta sejati.
- darunnun@gmail.com
- Malang-Jawa Timur
- Al-Quran Online








