Cinta Rasul Lewat Seni, Anak-Anak Ramaikan Lomba Puisi dan Mewarnai di Maulid Fest 2025

Malang – Lembaga Baiturrahman berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Darun Nun dan Pondok Pesantren Darussalam Litahfidzil Qur’an sukses menyelenggarakan lomba baca puisi dan lomba mewarnai sebagai bagian dari rangkaian Maulid Fest (Semarak Maulid Nabi dan Festival Al-Banjari) 2025. Acara yang digelar pada sabtu (27/9) ini diikuti oleh anak-anak dari kelas 1-6 SD/MI, dengan tema “Maulid Nabi” untuk lomba puisi serta kategori PAUD–TK untuk lomba mewarnai tingkat se-Malang Raya. Antusiasme peserta dan dukungan penuh orang tua menjadikan suasana semakin semarak, menegaskan bahwa syiar Islam dapat ditumbuhkan melalui seni dan kreativitas sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Kepala TPQ Baiturrahman Ummah Sayyidahtul Khofsoh, M.Pd menegaskan bahwa lomba puisi dan mewarnai ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pendidikan karakter Islami. “Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk mencintai Rasulullah dengan cara yang sesuai dunia mereka. Seni dan kreativitas dapat menjadi media syiar yang membumi sekaligus mendidik,” ujarnya di hadapan peserta dan wali murid yang hadir.

Lomba baca puisi dibagi ke dalam dua kategori, yakni SD/MI kelas 1–3 dan SD/MI kelas 4–6, dengan karya-karya bertema Maulid Nabi. Sementara itu, lomba mewarnai khusus diperuntukkan bagi PAUD–TK dengan peserta dari berbagai sekolah se-Malang Raya. Anak-anak tampil penuh percaya diri, baik dalam membacakan puisi maupun memamerkan hasil karya mewarnainya.

Pengumuman juara disampaikan pada malam hari sebelum pengajian umum. Berikut daftar pemenangnya, Lomba Mewarnai (PAUD–TK) Juara 1: Mahreen Almeera Khawna, Juara 2: Achmad Zaydan Al Kahfi, Juara 3: Indira Ashalina Khirani. Lomba Puisi (SD/MI Kelas 1–3) Juara 1: Ahmad Abdillah Hafizh, Juara 2: Putri Firdausia Hakiki, Juara 3: Azqiara Elshanum Cahyadi. Lomba Puisi (SD/MI Kelas 4–6) Juara 1: Inggit Dipta Hayu, Juara 2: Asla Abqory, Juara 3: Shafeea Chairunnisa Alika Salsabila.

Sebagai penutup, para juara 1 dari masing-masing kategori tampil membacakan puisi karyanya di hadapan peserta, wali murid, dan tamu undangan. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat sekaligus menjadi momen apresiasi atas bakat seni anak-anak.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Maulid Fest 2025 tidak hanya menjadi wadah syiar Islam melalui tradisi dan dakwah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan kreativitas generasi muda agar semakin mencintai Rasulullah SAW dengan cara yang indah, menyenangkan, dan membumi.

 

Pewarta: Pena Nun

 

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp