Oleh : Novia Anggraeni
Rabu 02 oktober 2019 Pondok Pesanteran Darun Nun kedatangan tamu dari mahasiswa psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Kedatangan mereka merupakan serangkaian acara dari tugas penelitian yang mengharuskan mereka menerangkan kepada para santri dan santriwati Darun Nun tentang kepribadian sehat. Kepribadian yang diartikan sebagai kemampuan individu untuk berperilaku adaptif, yaitu perilaku individu yang tepat menurut lingkungan.
Rabu malam itu mulai dari ba’da isyak hingga sekitar jam setengah sepuluh secara bergantian empat dari lima mahasiswa tersebut menjelaskan tentang teori – terori Psikodinamis yang berkaitan dengan kepribadian sehat, sedangkan mahasiswa yang lain bertugas untuk mendokumentasikan kegiatan tersebut. Beberapa yang bisa ditangkap dari hasil pemaparan materi salah satunya adalah tentang pribadi yang memiliki kondisi mental yang seimbang antara fugsi dari Superego terhadap Id dan Ego sehingga tidak mengalami ganguan dan penyimpangan.
Pemateri menjelaskan bahwa Id, Ego, dan Superego merupakan tiga faktor utama yang bekerjasama untuk menghasilkan kepribadian manusia yang sangat kompleks. Id adalah sebuah komponen dasar yang bersifat naluriah yang berprinsip dari kesenangan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan yang apabila tidak di penuhi akan menimbulkan kecemasan dan ketegangan. Oleh karena itu diperlukan Ego sebagai komponen eksekutor dari id. Jadi jika di ibaratkan sebuah kendaran Ego hanyalah sebuah mensin yang dijalan oleh sang pengemudi yaitu Id tersebut. Ego ditentukan dari seberapa kuat keinginan atau Id. Jika doronganya terlalu kuat maka Ego akan terus berupaya mewujudkanya dengan segala cara . Komponen yang selanjutnya bertugas sebagai bahan pertimbangan dalam penyesuaian kepribadian diri dengan lingkungan luar yaitu Superego. Superego tampil sebagai penengah dan juga pengontrol, supaya Ego tidak dikendalikan penuh oleh Id Karena dalam komponen tersebut kesadaran akan nilai – nilai dan moral masyarakat yang ditanam oleh adat-istiadat agama, orang tua, dan lingkungan sangat diperhatikan. Jadi Superego menentukan mana yang benar dan salah yang disesuaikan dengan dunia luar sehingga kepribadian orang bisa dikatakan sehat.
Berpedoman dari psikoanalis yang dijelaskan oleh pemateri, kita bisa berkaca apakah kepribadian kita sudah sehat atau belum. Apakah kita tipe orang yang bermental hedonisme yang selalu memuaskan komponen Id dan Ego kita. atau bermental sehat dimana menguatkan Superego untuk mengendalikan hubungan sosial kita yang menjaga keberadaan dan menjalakan nilai moral dan norma yang berlaku di lingkungan masyarakat tempat kaki berpijak. Dari sekilas pelajaran psikologis rabu malam tentang kepribadian sehat, satu kesimpulan subjektifitas penulis bahwa tak dipungkiri Id dan Ego masih menjadi komponen yang paling dominan pada diri pribadi maupun kebanyakan masyarakat. Oleh kerana itu pendalaman tentang nilai – nilai moral dan norma harus semakin ditingkatkan agar tidak merusak tatanan sosial dan menyebabkan sebuah kebhinekaan menjadi perpecahan di negara yang plural ini.








