Menuju Dewasa

Menuju Dewasa

Oleh Syabrina Wahyuni

 

Puisi tentang perjalanan menemukan jati diri

 

Dulu, dunia terasa begitu sederhana,

Tertawa lepas tanpa takut terluka,

Berlari mengejar mimpi tanpa ragu,

Tanpa tahu hidup tak selalu berpihak padaku.

 

Kini, waktu berjalan semakin cepat,

Membawa harapan yang kadang tersesat,

Ada tangis yang kusembunyikan sendiri,

Ada lelah yang tak mampu kuceritakan lagi.

 

Ternyata dewasa bukan sekadar usia,

Bukan tentang seberapa hebat kita,

Melainkan tentang menerima kehilangan,

Dan tetap berdiri di tengah kekecewaan.

 

Aku belajar bahwa tak semua harus dimiliki,

Tak semua harapan akan menjadi realita,

Ada yang datang hanya untuk mengajari,

Ada yang pergi demi mendewasakan jiwa.

 

Sesekali, aku ingin kembali,

Menjadi kecil tanpa beban di hati,

Memeluk dunia tanpa takut esok hari,

Dan menangis tanpa harus terlihat kuat lagi.

 

Namun, hidup tak pernah mengajarkan mundur,

Meski langkahku terkadang terasa kabur,

Aku harus tumbuh, meski perlahan,

Menemukan cahaya di balik ketidakpastian.

 

Kini kupahami arti sebuah perjalanan,

Bahwa dewasa adalah tentang penerimaan,

Tentang memaafkan diri atas kesalahan,

Dan tetap berharap di tengah keraguan.

 

Jika suatu hari aku benar-benar lelah,

Akan kuingat bahwa aku pernah melangkah,

Sebab menjadi dewasa bukan tentang tak terluka,

Melainkan tetap tumbuh meski berkali-kali kecewa.

 

Dan bila esok dunia terasa berbeda,

Akan kusambut dengan hati yang lebih terbuka.

Sebab aku bukan lagi anak yang hanya bermimpi,

Aku adalah jiwa yang sedang belajar memahami arti hidup ini.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook
Twitter
WhatsApp