Oleh : Inayatul Maghfiroh
Dari sebuah pertemuan
Melaju menjadi pertemanan
Menjalani kebiasaan
Bersemi perasaan
Asmara meluap tak kenal keadaan
Menyatakannya adalah suatu pilihan
Berlandaskan memberi kebahagiaan.
Begini kalimat yang dilontarkan
“ aku janji, akan berusaha memberikan kebahagiaan, sudikah?
Jawaban cerdas terlontarkan
“ jika aku mencari kebahagiaan, lalu kau tak bisa mewujudkan, lantas sudikah kau kutinggalkan?
Bibir manis itu membisu
Tenggelam bersama harapan
Tertipu oleh perasaan
Lagi lagi berdehem
Dan menucap terimakasih
Aku telah mengkhianati akal sehatku, batinnya dalam dalam.
Langkahnya melaju dalam keheningan perasaan








