Oleh : Sandy ilham firmansyah
Menurut KBBI, pengalaman adalah yang pernah dialami (dijalani, dirasai, ditanggung, dan sebagainya). Menurut pandangan penulis, pengalaman adalah suatu hal baru, yang dijalani oleh individual dan didalamnya terdapat banyak pelajaran, tanggung jawab, dan konsekuensi.
Pengalaman sendiri harus dibangun sejak dini karena penentu masa depan tergantung dari pengalaman yang mereka rasakan selama hidupnya. Karena jika kita hidup selalu bergantung orang lain dan berdiri tegak pada zona nyaman tentu juga akan mempengaruhi hasil di masa depan.
Hidup bagaikan roda sepeda pancal yang berputar. Semakin kita mengayuh dengan cepat, semakin cepat pula kita sampai ke tempat tujuan, semakin lambat kita mengayuh atau bahkan berhenti di suatu titik kita tidak akan sampai pada tujuan yang akan kita capai dan bahkan kita dapat mundur dengan sendirinya tanpa arah. Hidup pun juga berlaku demikian, jika kita ingin meraih sesuatu tetapi tidak ada aksi dan hanya berleha leha, hasilnya pun nihil.
Oleh karena itu, penulis disini menyampaikan jangan menyiakan waktu dengan kegiatan kegiatan yang tidak produktif. Produktif disini tidak hanya tentang uang, karena produktif adalah buah hasil dari pengalaman. Mencari pengalaman sebenarnya banyak disekeliling kita, tergantung dari individul. Masih tetap bertahan di zona nyaman atau berusaha mencari pengalaman untuk kesuksesan di masa depan? Pilihan itu tergantung dari hati nurani anda sendiri.
Semua orang pasti pernah berguru pada seseorang dalam bidang hal apapun itu. Tapi sebenarnya sebaik baiknya guru adalah diri kita sendiri bagaimana kita menjalani hidup dengan banyak makna. Karena setiap pengalaman pasti ada makna dan hikmah yang dapat kita ambil sebagai tolak ukur menuju kesuksesan kita.








